komunikasi1

KOMUNIKASI YANG EFEKTIF

Inti dari komunikasi yang efektif adalah sebuah keadaan dimana pribadi yang berkomunikasi dapat menangkap tujuan dari sebuah pesan disampaikan.Sebagai

Inti dari komunikasi yang efektif adalah sebuah keadaan dimana pribadi yang berkomunikasi dapat menangkap tujuan dari sebuah komunikasi1pesan disampaikan.Sebagai contoh jika didalam sebuah kelompok / tim terdapat kesalah pahaman karena tidak berjalannya sebuah komunikasi yang efektif.Begitu juga dengan nasabah kita terjadi kesalahpahaman karena tidak terjadi sebuah komunikasi yang efektif.

 

 

 

Elemen dalam sebuah komunikasi antara lain :

1.  Who (Siapa)

Siapa yang berkomunikasi, komunikasi bisa terjadi jika minimal 2 orang yang saling berbicara dan saling mendengarkan secara bergantian.

2.  Says What (Mengatakan apa)

Dalam sebuah komunikasi harus ada inti pembicaraan sehingga yang mendengarkan pembicaraan tersebut dapat menangkap pesan dari pembicaraan tersebut.

3.  To Whom (Kepada Siapa)

Kepada siapa kita berkomunikasi;komunikasi antara orang yang lebih tua dengan yang lebih muda tentu berbeda dengan komunikasi yang dilakukan antara 2 orang yang sebaya; demikian pula komunikasi antara atasan dengan bawahan tentu berbeda dengan antara sesama atasan atau bawahan didalam kantor.

4. With what effect ( Bagaimana pengaruhnya)

Dalam sebuah komunikasi yang terjadi dapat menimbulkan pengaruh untuk yang melakukan komunikasi yaitu :

  • Memotivasi.
  • Menegur.
  • Mengingatkan sebuah perintah yang harus dikerjakan,memunculkan ide-ide baru dll.

setelah elemen-elemen dalam sebuah komunikasi terpenuhi, maka tujuan dari sebuah komunikasi terbentuk diantaranya :

communication1

  • Memberikan informasi.
  • Melakukan persuasi.
  • Memberikan inspirasi.
  • Memberikan hiburan.

 

adapun Komunikasi sendiri dapat dilakukan secara

ilustrasi-orang-dialog-komunikasi

  • Verbal (35%).
  • Non verbal (65%) (berbicara).
  • Ekspresi wajah.
  •  Nada Suara.
  • Gerakan.
  • Penampilan.
  •  Kontak Mata.
  • Sikap badan.

Sedangkan ketrampilan kita berkomunikasi bisa di bagi menjadi beberapa bagian, diantaranya :

model-ilmu-komunikasi-yang-efektif

 

  • Aktif.
  • Menulis (9%).
  • Berbicara (35%).
  • Pasif.
  •  Membaca (16%).
  • Mendengarkan (40%).

 

Dalam sebuah komunikasi yang efektif ternyata yang berpengaruh cukup besar yaitu berbicara (35%) dan mendengarkan (40%) , maka kita bahas 2 hal tersebut

  • Komunikasi yang efektif dalam berbicara sebaiknya :

1. Berbicara dengan intonasi , artikulasi serta kecepatan yang tepat. Jangan terlalu cepat atau terlalu lambat.
2. Berbicara dengan volume secukupnya. Jangan terlalu keras atau terlalu lembut.
3. Menyampaikan tema pembicaraan tanpa bertele-tele sehingga tidak membuat jenuh bagi orang yang mendengarkan.
4. Memberikan contoh yang sesuai, jika perlu dalam sebuah pembicaran sebuah ilustrasi berikan ilustrasi yang sesuai.
5. Mengatur waktu pembicaraan, disesuaikan dengan kondisi orang yang akan kita ajak berbicara.
6. Menyimak situasi pendengar, apakah orang yang akan kita ajak berbicara sedang sibuk atau tidak.

  • Komunikasi dalam hal mendengarkan menurut Stephen R Covey membagi aktifitas mendengarkan menjadi empat bagian :

1. Mendengarkan dengan negatif.
2. Mendengarkan dengan dibuat-buat.
3. Mendengarkan dengan selektif.
4. Mendengarkan dengan efektif

Ada pula mendengarkan yang membelot yaitu akal pendengar sering membelot dari topik utama pembicara , tetapi malah konsentrasi pada gaya bicara , logat atau artikulasi dari pengucap.

Catatan :
Ambillah secarik kertas dan sebuah bolpen kemudian bacalah satu persatu dari pertanyaan-pertanyaan dibawah ini yaitu no 1-30 kemudian di samping  setiap angka tuliskan yang paling mirip dengan anda dengan :
SS (Sangat Sering),  S (Sering),  J (Jarang), SJ (Sangat Jarang), setelah itu jumlahkan skornya dan ketahui kemampuan mendengarkan kita.

 Pertanyaan – Pertanyaan.

  1. Mendengar apa yang ingin didengar dan mengabaikan apa yang tidak ingin didengar.
  2. Fokus terhadap semua yang disampaikan meski itu tidak penting.
  3. Memastikan apa yang akan disampaikan oleh lawan bicara dan berhenti mendengarkan.
  4. Cepat memikirkan apa yang baru saja disampaikan.
  5. Mendengarkan pendapat lawan bicara dengan serius meski pendapatnya bersebrangan.
  6. Mengambil pelajaran dari lawan bicara meski hanya sedikit.
  7. Menanyakan kembali maksud lawan bicara yang tidak dimengerti.
  8. Menghadirkan terlebih dahulu berbagai asumsi dikepala saat lawan bicara menyampaikan pemikirannya.
  9. Menyuruh orang lain serius mendengarkan padahal kita tidak mendengarkan.
  10. Sibuk memikirkan persoalan lain saat orang lain berbicara.
  11. Mendengarkan dengan serius setiap pesan yang disampaikan baik secara verbal maupun non verbal.
  12. Mendapati beberapa pernyataan lawan bicara anda terkadang menyiratkan makna yang berbeda dengan orang lain yang pernah berbicara dengan anda.
  13. Hanya mendengarkan apa yang ingin anda dengarkan dan mengabaikan lainnya.
  14. Mengamati tampilan fisik lawan bicara atau teman dialog yang sedang berbicara.
  15. Lebih fokus pada apa yang disampaikan lawan bicara daripada penampilan fisik dan cara bertuturnya.
  16. Mengetahui dengan betul ungkapan atau kata yang bisa memancing emosi anda.
  17. Memikirkan manfaat apa yang ingin anda capai dari aktifitas mendengarkan.
  18. Memilih waktu yang tepat untuk menyampaikan pengetahuan ke lawan bicara atau teman dialog.
  19. Memikirkan bantahan lawan bicara atas pernyataan anda.
  20. Mencoba mencari cara terbaik untuk berkomunikasi dengan orang lain baik melalui tulisan, omongan atau telepon.
  21. Memperhatikan watak orang yang tengah anda ajak berdialog (apakah ia gelisah , emosional, ngawur, pemalu atau gemar menentang pendapat).
  22. Menyela pembicaraan lawan bicara.
  23. Mengklaim bahwa  anda sudah mengetahui topik pembicaraan yang akan disampaikan lawan bicara.
  24. Mempersilakan lawan bicara untuk mengatakan apa saja yang tidak disukai dari diri anda tanpa memusuhinya.
  25. Terus melatih diri secara rutin agar bisa menjadi pendengar yang baik dan terampil.
  26. Mencatat hal-hal yang anda anggap penting agar bisa merujuk dan mengingatnya kembali.
  27. Tidak terpengaruh saat terjadi kegaduhan dan keributan disekitar anda.
  28. Hanya mendengarkan lawan bicara berbicara tanpa melontarkan kritik atau bantahan terhadapnya.
  29. Meringkas semua pernyataan lawan bicara agar anda bisa lebih memahaminya lagi.
  30. Menerangkan apa yang menurut anda tidak terlalu dipahami oleh lawan bicara.

Berikut, List hasil penilaian dari soal diatas. Jumlahkan dan anda akan tau anda termasuk yang mana

Selamat Mencoba.

NO

SS

S

J

SJ

1 1 2 3 4
2 4 3 2 1
3 1 1 3 4
4 4 3 2 1
5 4 3 2 1
6 4 3 2 1
7 4 3 2 1
8 1 2 3 4
9 1 2 3 4
10 1 2 3 4
11 4 3 2 1
12 4 3 2 1
13 1 2 3 4
14 4 3 2 1
15 4 3 2 1
16 4 3 2 1
17 4 3 2 1
18 4 3 2 1
19 4 3 2 1
20 4 3 2 1
21 4 3 2 1
22 1 2 3 4
23 1 2 3 4
24 4 3 2 1
25 4 3 2 1
26 4 3 2 1
27 4 3 2 1
28 4 3 2 1
29 4 3 2 1
30 4 3 2 1

Total Skor

110 – 120   = Istimewa.

99 – 109    = Sangat Baik.

88 – 98    = Baik.

77 – 87    = Tidak Buruk.

By indry SGBSBY

Comments

Pin It

7 thoughts on “KOMUNIKASI YANG EFEKTIF

Comments are closed.