doa bekal batin inibangsaku di candi penataran DPP_0002

Memperingati Lahirnya “Putra Sang Fajar”

Belum lama ini pada hari Jumat tanggal 6 Juni 2014 lalu, PT. Solid Gold Berjangka (SGB) cabang Surabaya

doa bekal batin inibangsaku di candi penataran DPP_0008Belum lama ini pada hari Jumat tanggal 6 Juni 2014 lalu, PT. Solid Gold Berjangka (SGB) cabang Surabaya yang juga tergabung dalam Paguyuban Ini Bangsaku, memperingati Haul (hari kelahiran) Bung Karno dengan melakukan upacara dan doa bersama di Candi Penataran dan ziarah ke makam Bung Karno di kota Blitar Jawa Timur. Upacara dilakukan di Candi Penataran saat menjelang matahari terbit, dipimpin oleh Direktur Utama PT. SGB Iriawan Widadi yang juga selaku Ketua Pembina Paguyuban Ini Bangsaku dengan melakukan doa bersama berupa “Doa Bekal Bathin Seorang Pemimpin”. Usai doa, dilanjutkan penghormatan bendera merah putih dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan diakhiri lagu “Syukur”.

Doa bersama yang dipanjatkan pada saat itu berupa “Doa Bekal Bathin Seorang Pemimpin” yang dilakukan bertepatan dengan hari ke-40 sejak pertama Paguyuban Ini Bangsaku menjalankan doa pagi dan doa bekal pemimpin di setiap hari senin dan jumat sebagai niat dan ungkapan syukur dan terima kasih kepada Sang Pencipta serta mendoakan para leluhur yang telah memperjuangkan negeri yang elok ini.

“Upacara ini sebagai wujud penghormatan dan terima kasih kami sebagai generasi muda kepada para leluhur dan pahlawan bangsa, khususnya Ir. Soekarno atas jasa-jasanya dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan Negara Republik Indonesia,” kata Iriawan Widadi. Menurutnya, kegiatan ini untuk menghargai ajaran-ajaran Presiden Soekarno untuk bangsa ini sebagaimana dalam salah satu kata-kata beliauyang menegaskan “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.”

 Ir. Soekarno (1901-1970) adalah presiden pertama Indonesia yang menjabat sebagai presiden RI pada tahun 1945 – 1966. Hingga saat ini, kebanyakan masyarakat Indonesia masih menganggap Ir. Soekarno atau biasa dipanggil Bung Karno sebagai salah satu pemimpin terbaik yang pernah dimiliki oleh Bangsa Indonesia. Soekarno juga merupakan orang pertama yang memproklamasikan kemerdekaan, mencetuskan Pancasila dan UUD 45.

doa bekal batin inibangsaku di candi penataran IMG_1101Pemilihan Candi Penataran sebagai tempat kegiatan upacara karena tempat tersebut merupakan salah satu bangunan yang dihormati para leluhur pada masa itu. Candi Penataran atau nama aslinya adalah Candi Palah yang terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten BlitarJawa Timur, merupakan peninggalan Kerajaan Kediri sekitar tahun 1200 Masehi dan berlanjut digunakan sampai masa pemerintahan Wikramawardhana, Raja Kerajaan Majapahit sekitar tahun 1415.

Kronologi Kegiatan:

Perjalanan rombonganPT. SGB dari kota Surabaya menuju ke kota Blitar dimulai Jumat dini hari pukul 00.00 wib.Tiba di kota Blitar sekitar pukul 03.30 dan beristirahat sejenak di Masjid Makam Syech Subakir yang berlokasi sekitar 100 meter dari komplek Candi Penataran.Di masjid ini digunakan sebagai transit peserta sebanyak 70 orang yang berasal dari kota Surabaya, Jember, dan Blitar, sekaligus memberi kesempatan dari kaum muslim untuk melakukan sholat subuh serta ziarah di makam Syech Subakir. Para peserta juga mempersiapkan diri dengan mengenakan seragam batik dan mengenakan kain “hasduk merah putih” yang diikatkan di leher peserta, serta tiga tongkat yang terpasangBendera Merah Putih.

Pukul 04.30 wib, rombongan mulai bergerak dari masjid menuju ke komplek Candi Penataran.Sesampainya di halaman parkir candi Penataran, rombongan peserta bergegas turun dari kendaraan dan berjalan memasuki area halaman candi. Semua peserta langsung menuju bangunan utama candi Penataran dan menaiki bangunan yang berbentuk piramida berundak tersebut. Suasana saat itu masih gelap,namun udara begitu sejuk sambilberkali-kali diiringi berbagai kicauan burung dan ayam jantan berkokok.

Tanpa berlama-lama,doa bekal bathin seorang pemimpin langsung dipanjatkan oleh Bp. Iriawan Widadi. Kemudian fajar di ufuk timur mulai berangsur-angsur tampak seakan mendukung khusuknya doa yang sedang berlangsung.Selesai prosesi doa, tak lama kemudian para peserta menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan lagu “Syukur” sambil dikibarkan tiga Bendera Merah Putih. Acara kemudian ditutup dengan meneriakkan bersama “strive for solid future”.

Usai upacara, rombongan berfoto-foto sejenak di area Candi Penataran, kemudian meninggalkan candi sekitar pukul 07.00 wib menuju ke salah satu rumah singgah untuk beristirahat dan sarapan pagi. Pukul 08.30 rombongan melanjutkan acara ziarah ke makam tokoh Proklamator RI Bung Karno. Keseluruhan rangkaian acara berakhir sekitar pukul 10.00 wib.

doa bekal batin inibangsaku di candi penataran DPP_0002 doa bekal batin inibangsaku di candi penataran DPP_0003

 

 

 

 

 

 

 

doa bekal batin inibangsaku di candi penataran DPP_0017doa bekal batin inibangsaku di candi penataran DPP_0055

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments

Pin It

One thought on “Memperingati Lahirnya “Putra Sang Fajar”

Comments are closed.