Motivasi Nasib Kita Ada di-Tangan Kita

Nasib Kita Ada di-Tangan Kita [Motivasi]

@alll: Jangan pernah katakan kita bernasib baik jika kita sendiri tak mau berusaha. Sebab, kita sendiri yang memilih

Motivasi Nasib Kita Ada di-Tangan Kita@alll: Jangan pernah katakan kita bernasib baik jika kita sendiri tak mau berusaha. Sebab, kita sendiri yang memilih dan akan menuai hasil dari apa yang kita lakukan.

Jika menilik arti kata, “TAKDIR” beda (meski nyaris sama) dengan “nasib”. Apalagi jika ditinjau dari bahasa Inggris. Takdir disebut sebagai DESTINY. Dalam arti harfiah lainnya, takdir adalah sebuah tujuan yang sudah ditetapkan. Karena itu, takdir tak bisa diubah. Contohnya adalah kelahiran dan kematian.

Sementara nasib disebut FATE. Dalam pengertian lainnya, disebut juga sebagai CHANCE atau KESEMPATAN. Artinya, nasib adalah sebuah kesempatan yang bisa diusahakan maupun datang dengan sendirinya.

Karena itu, saya memandang nasib selalu bisa diubah. Nasib adalah pilihan. Kita sendirilah yang menentukan nasib. Baik atau buruk, semua di tangan kita. Dan, itu semua adalah konsekuensi dari apa yang kita pilih dan lakukan dalam hidup ini. Maka, ketika ada orang yang mengatakan nasib kita akan jelek (apalagi seorang peramal) sesungguhnya kita sendiri yang akan mewujudkannya atau tidak. Semua bergantung pada apa yang ada di pikiran kita.

Beruntung, saya selalu memilih (sekali lagi saya tegaskan, saya memilih dan sadar sepenuhnya) bahwa saya juga punya hak untuk sukses. Saya pun berhasil mengubah nasib.

Banyak ungkapan yang intinya menyebutkan, bahwa hidup sebenarnya adalah pilihan. Dan, nasib pun sebenarnya sama. Kita sendiri yang menentukan. Coba kita perhatikan pola hidup kita. Jika masih begitu-begitu saja, mungkin ada yang perlu diubah dalam “jalan yang kita pilih” saat menghadapi berbagai macam kendala atau keseharian kita. Saat bangun, pagi atau kesiangan, itu sebenarnya adalah pilihan. Saat akan bekerja, mau banyak ngobrol atau segera menyelesaikan tanggung jawab, itu juga pilihan. Saat akan belajar, mau sebentar atau berlama-lama, itu juga pilihan. Akankah kita bersantai-santai atau bekerja keras, itu juga pilihan. Intinya, kita sendiri yang menentukan, akan seperti apakah kita di masa depan.

Maka, ketika kita melihat orang yang sudah sangat sukses, patut kita pertanyakan, pilihan-pilihan hidup seperti apa yang ia lakukan dalam kesehariannya. Saya bisa memastikan, pasti banyak hal positif yang ia lakukan dalam kesehariannya.

Pertanyaannya kemudian, hidup seperti apa yang akan kita pilih agar sukses bisa diwujudkan?

Semua orang pasti punya caranya sendiri-sendiri. Ada pula yang mencontoh pola hidup orang yang sudah sukses. Tapi intinya, semua kembali pada pilihan masing-masing. Maka jangan salahkan nasib yang buruk jika kita sendiri tidak memaksimalkan pilihan positif dalam hidup. Jangan katakan diri merasa belum beruntung jika kita sendiri ternyata tidak memanfaatkan waktu secara maksimal. Baik Anda pekerja kantoran atau seorang pengusaha, pilihannya sama. Apa yang kita maksimalkan itulah yang akan “berbuah” di masa depan.Motivasi Nasib Kita Ada di-Tangan Kita 2

Untuk itu, mari jauhkan sikap mengeluh saat menghadapi tantangan dan halangan. Tapi, jadikan itu sebagai sebuah pengalaman hidup yang harus kita ubah jadi pembelajaran kesuksesan. Kita sendiri yang bisa memilih itu atau tidak. Begitu pula saat kita sedang menikmati masa kesuksesan dan keemasan. Apakah kita mau tetap waspada karena kegagalan sering kali terus siap menanti atau mau bersantai sejenak menikmati hidup yang sedang enak-enaknya. Itu juga pilihan kita sendiri yang akan menentukan.

Jadi, nasib seperti apa yang akan kita pilih untuk masa depan kita nanti?

Terus berjuang, terus berkarya, terus beraktivitas maksimal (jika itu pilihan kita). Sukses akan selalu menanti!

Tetap Semangat.  (•̀_•́)ง 加 油 
Tetap Luar Biasa 

Comments

Pin It

5 thoughts on “Nasib Kita Ada di-Tangan Kita [Motivasi]

Comments are closed.